Bolabet188
Uncategorized

Polisi Bekuk Dua Pengelola Judi Bola Jaringan Internasional di Medan

Polisi Bekuk Dua Pengelola Judi Bola Jaringan Internasional di Medan

Jajaran Polda Sumut meringkus dua pengelola judi bola online jaringan internasional di Medan, Sumatera Utara. Selain itu, polisi juga meringkus tujuh orang yang diduga pejudi online.

Bolabet188

Kedua perpanjangan tangan bandar itu masing-masing, Arfendi (pengelola) dan Arjun (karyawan). Kedua tersangka ini yang mengelola situs judi tersebut.

“Dua yang kami tangkap merupakan pengelola situs judi bola online, detikwin.com. Arfendi sebagai perpanjangan tangan bandar yang berada di luar negeri. Sementara Arjun abang dari Arfendi sebagai karyawan yang mengelola situs itu,” sebut Direskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian Djajadi disaat menggelar konferensi pers di depan gedung Ditreskrimum, Kamis (28/2).

Sementara untuk enam tersangka lain adalah para pemain judi poker online. Mereka diamankan di area dan kala yang berbeda.

Keenamnya masing-masing, SW (24), M (28) warga Medan, RI (30) warga Medan, RO (35) warga Medan, HE (22) warga Medan dan MU (43) warga Medan.

Daftar Bolabet188

Andi menyebut masalah judi online merupakan masalah trans nasional yang melibatkan orang asing sebagai bandarnya. Judi ini cuma perlu smart phone dan juga jaringan internet.

“Untuk judi online ini tidak tersedia batasnya. Sepanjang tersedia internet dan perangkatnya,” ungkap Andi Rian.

Dari hasil pemeriksaan yang dilaksanakan penyidik, Arfendi dan Arjun bisa meraup keuntungan hingga ratusan juta per bulan.

“Arfendi sebagai agen bisa meraup menguntungkan Rp300 hingga Rp400 juta per bulan nya. Sementara Arjun digaji Rp4 hingga Rp5 juta,” ungkapnya.

Dalam penggerebekan itu, diambil alih 16 unit telephone genggam, 17 kartu ATM, 20 buku rekening, uang tunai Rp2,2 juta, 2 buah layar monitor, sebuah UPS dan sebuah PC.

Guna pengembangan lebih lanjut, penyidik tidak tertutup barangkali memburu bandar ke luar negeri.

“Bisa saja pengembangan penyelidikan kami akan berkoordinasi dengan interpol memburu bandar besar pemilik situs tersebut. Kita lihat pernah hasil penyelidikan nantinya, apa hasil perkembangan,” pungkas Andi Rian.

Sementara, Arfendi mengaku udah setahun jadi agen judi tersebut. Ia juga mengungkapkan, pendapatannya tak sebanyak yang disebutkan polisi.

“Sebulannya antara Rp10 hingga Rp15 juta. Kalau biasanya saya komunikasi dengan bandarnya dari we chat,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *